Gw yakin hampir semua atau sebagian besar dari kita yang tinggal di Indonesia pasti pernah mendengarkan lagu Maliq and D’essentials yang judulnya “untitled”, right? Ato mungkin lupa judulnya tapi pasti pernah mendengarkannya… Gw akan memberikan beberapa baris lirik di lagu ini yang mungkin dapat me-refresh kita semua ama lagu ini, which is mungkin ada hubungannya dengan pembahasan gw ini.
“…tak selalu indah cinta yang ada. Mungkin memang ku yang harus mengerti, bila ku bukan yang ingin kau miliki. Salahkah ku bila – kaulah yang ada di hatiku – ”
Kenapa bukan aku yang ingin kau miliki? Apakah aku salah menginginkanmu? Apakah cinta yang indah memang bukan untukku? Apa yang salah dengan aku? Dari sedikit lirik ini gw coba mengambil beberapa pertanyaan.
Buat sebagian dari kita mungkin pertanyaan-pertanyaan ini ga akan pernah meintas di pikirannya. Beberapa alasan bisa diterima. Pertama, you are a very special person, whether you have a very pretty cute face or gorgeous and proportional physic (perut sixpack ato kulit semulus pualam?), ato lu punya materi dalam jumlah berlebih (or maybe it is your daddy’s) atau mungkin lu punya dua-duanya. Mendapatkan pacar/pasangan tentu bukan masalah buat lu. Ga perlu mencari, they’ll come your way, right? Atau malah lu bisa punya lebih dari satu sekaligus, and your mate/s will have no problem as long as he/she/they can always be with you. Hmm… hidup lu beruntung sekali.
Kedua, mungkin lu ga pernah mikirin untuk punya pasangan ato pacar mungkin dengan alasan agama (Ta’aruf dalam Islam ato lainnya), ato buat lu yang penting lu tetap bisa mendapatkan orang lain to “fuck” yesterday, tonight, tommorow, or whenever you want. ‘Cos you can do it with whatever you do. Tapi gmn seandainya you’re not those kind of people I said earlier? Then you will get lover as easy as them? No, noway…
ato mungkin gw salah karena gw lagi emosi (baru sakit hati ni jeung, LOL). Let me tell you this…
Sometimes people are very lucky and blessed. Percaya? Gw percaya… this what I’m gonna tell you (this is true story) Lu ga akan bakal jatuh hati if you really know him as I do. White skinned guy, 5’6” height, and 95 kilos of weight… you’re type already? Let me tell you more…rambut kribo, a very sensitve skin (with a lot of infection and allergic scar upon it), smelly and sweaty body (it is really stink, I swear!!!).
Udah kehilangan mood? Belum? Well there are more…seperti sifatnya yang malas (celana dalamnya bisa seminggu ga dicuci, IYYUKH..), suka makan, pemarah, dan manja. Apa gw bener-bener udah buat lu JIBANG alias Jijik Banget ato lu malah suka yang begini (well dunno what to say)? Dan gw pikir selamanya he’ll got noone in his life…dan lu tahu I was all the way got it wrong. He had just get married with the girl he dated for 8 years. And believe me, she is a very gorgeous girl both inside and out.
Ya gw salah… She’s looking what he has inside. Seseorang yang bisa menjadi amat penyayang, love her for what she is, not only physically tapi semua yang ada di dirinya, rela berkorban, dan tulus, pokoknya showing her what love really is, and that’s enough for her. Amaze? Not? Well I do… ‘cos the reason she told me…
Seperti yang gw bilang tadi. Mungkin lu sangat beruntung dengan kondisi fisik dan finansial lu, bahkan klo ada yang bilang lu orang yang beruntung, mungkin orang itu salah. Yang benar adalah lu mungkin “sangat” beruntung atau “amat-sangat” beruntung and having a woman/man is just piece of cake for you… Tapi lu tahu, mungkin gw udah salah dan mungkin juga lu (bukan hanya lu yang “sangat” beruntung tapi juga yang
“sama sekali” tidak beruntung).
Apa gunanya lu bisa dengan mudah mendapatkan semua perempuan/pria yang lu mau ‘cos they only see u physically or financially? Mungkin lu bisa dapatkan tubuhnya untuk tujuan apapun itu. Tapi what happen when it’s all gone. Saat lu jatuh miskin? Ato kemudian menjadi cacat karena celaka? Ato umur menggerogoti tubuh indah lu? Dan well, manusia yang cantik ato tampan dilahirkan setiap hari kan? Dan lu tahu, they’re younger than you are… dan orang kaya juga bertambah banyak jumlahnya setiap harinya… Dan kalo pasangan lu hanya menyukai fisik ato materi lu, apa menurut lu mereka bakal setia? Let’s think ‘bout it together…hmmm maybe not…or positively NOT… Lalu? Lu akan kehilangan apa yang lu pikir lu punya. Karena mereka ga akan pernah puas dan gmn dengan lu sendiri? ’cos let me tell you that people like her (that I was mention before) are rare. Tahu kenapa? Karena semua udah berubah menjadi seperti kita… Hanya melihat dengan mata dan menyukai materi… satu lagi sifat buruk orang2 seperti kita adalah tidak pernah puas dan selalu mencari yang lebih baik (cos you think you can get everyone just because you think you can). Dan lu tahu, akhirnya gw skrg ngerti arti kata “Seseorang baru akan menyesal saat ia kehilangan semuanya”. Karena “yang lebih baik” ga akan pernah habis, tapi yang baik mungkin adalah yang “terbaik”
Lalu dimana dan gmana kita bisa menemukan orang yang tulus seperti perempuan yang gw sebutkan tadi? Well, don’t look for her/him, but be one (jadilah orang yang seperti itu). Kenapa? Karena dengan begitu kita ga akan pernah kehabisan stok orang yang tulus. Dan mungkin akan jadi sangat berlimpah. Mulailah untuk tidak hanya mencintai seseorang based on what u can see, belajarlah kenali hatinya.
Mungkin lu bakal berpikir gw nulis in karena gw lagi sedang desperado ( and in need for someone again), ato karena tampang gw jelek dan miskin, ato karena gw ga pernah bisa punya pacar (dan berharap bisa mendapatkannya). Well, gw ga bakal nyalahin lu semua. Karena mungkin aja lu benar. Tapi gw pun ga ngerti kenapa gw nulis ini dan gw pun merenungkan juga hal ini dalam beberapa hari ini. DAN GW HANYA INGIN BERBAGI.
Dan satu hal lagi, gw disini ga nyuruh lu untuk jadi orang miskin dan merubah wajah lu jadi jelek ato ga pacaran sama orang yang cantik/ganteng dan yang mungkin plus “kaya” ato mutusin pacar lu yang lu punya sekarang karena mungkin aja dialah yang diberikan Tuhan untuk lu.
But what I’m trying to say is, kenali diri lu sendiri. What kind of person you are now when you see your face in the mirror. Kadang kebahagiaan dan cinta ga bisa lu lihat dan rasakan dengan mata dan kulit lu, tapi saat lu bahagia hati lu yang bakal kasih tahu lu kalo “dia” bahagia. And if u have noone to love you, you are now welcome to me, tapi bukan untuk menjadi pacar gw. Tapi mungkin gw bisa lu jadikan “tempat sampah” untuk segala hal dan unek-unek ato kekesalan yang ada di kepala lu dan ato di hati lu. Gw siap untuk itu.
Sorry for talking too much, tapi seperti yang gw udah bilang, “I JUST WANNA SHARE”. Semoga berguna. Sometimes you have to be useful for your community, right? Well, I try… Makasih… Sekali lagi Makasih mau ngebaca ini. Thanks (and now the tears had just come down from my eyes, LOL)